64 Pemuda Diamankan dalam Penggerebekan Pesta Minuman Keras di Belakang Balai Kota Semarang: 23 Di Bawah Umur, Polrestabes Sita Miras Oplosan, Senjata Tajam, dan Sepeda Motor, Polisi Tegaskan Komitmen Tangani Kenakalan Remaja


Semarang -  Polrestabes Semarang menunjukkan komitmennya dalam memberantas kenakalan remaja dan peredaran minuman keras dengan melakukan penggerebekan di belakang Balai Kota Semarang di Jl.  Inspeksi Kembangsari pada Jumat dini hari (28/2/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.  Dalam operasi tersebut,  64 orang diamankan,  terdiri dari 23 orang di bawah umur dan 41 orang dewasa.

 

"Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memerangi tawuran dan kenakalan remaja di wilayah tersebut,"  ujar Kapolrestabes Semarang,  Kombes Pol.  M Syahduddi S.I.K.,  M.Si.  "Kami tidak akan tolerir segala bentuk kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan generasi muda."

 

Polrestabes Semarang juga mengamankan sejumlah barang bukti yang disita dari kegiatan tersebut,  di antaranya:

 

- 9 botol miras oplosan botol plastik besar

- 2 kaleng lem Aibon

- 21 unit sepeda motor

- 45 unit HP

- 2 senjata tajam

 

"Kami juga mengamankan 2 orang yang terindikasi akan tawuran karena kedapatan membawa senjata tajam,"  terang Kompol Agung,  perwira yang memimpin penggerebekan.  "Kami akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum,  termasuk kepemilikan senjata tajam."

 

Para pemuda yang ditangkap tersebut terpaksa menginap di Mapolrestabes setelah ditangkap.  Pagi ini,  mereka terlihat mengikuti senam pagi,  yang kabarnya bertujuan untuk membantu mereka menghilangkan efek alkohol yang mereka konsumsi pada malam sebelumnya.

 

Penyelidikan atas insiden tersebut masih berlangsung.  Pihak berwenang diperkirakan akan mengumumkan rincian lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang.

 

"Kami akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelaku,"  ujar Kapolrestabes Semarang.  "Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait,  seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial,  untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para remaja yang terlibat."

 

Insiden ini menyoroti tantangan yang sedang berlangsung dalam menangani kenakalan remaja dan konnsumasi zat berbahaya di kota tersebut.  Polrestabes Semarang menegaskan komitmennya untuk terus berupaya dalam mencegah dan menangani masalah kenakalan remaja dan peredaran minuman keras di wilayahnya.

 

Redaksi: MitraTribrataNews.my.id

 

Pewarta: Humas Polrestabes Semarang 

0 Komentar

Posting Komentar