Dandim 0716/Demak Jamin Gabah Petani Terserap Bulog: Audiensi dengan Kabulog, Kerahkan Babinsa untuk Pastikan Harga Gabah Sesuai HPP


Demak -  Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan,  khususnya dalam hal penyerapan gabah petani.  Hal ini disampaikannya dalam audiensi dengan Kepala Gudang Bulog Demak,  Syaiful Hidayat,  di Kantor Gudang Bulog setempat,  Jln Saribowo Desa Katonsari,  Kecamatan Demak,  Kamis (27/2/2025).

 

"Kami siap mendukung penuh Bulog dalam menyerap gabah petani,"  tegas Letkol Kav Maryoto.  "Kodim 0716/Demak memerintahkan kepada jajaran Babinsa untuk dikerahkan ke seluruh desa agar meyakinkan petani menjual hasil panenya kepada Bulog dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram (kg)."

 

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari perintah pusat soal perkembangan ketahanan pangan di Indonesia.  Letkol Kav Maryoto meminta dukungan penuh dari Bulog Demak dalam mengoptimalisasi target Sergap (Serapan Gabah).  "InsyaAllah dengan kerjasama yang solid ini target Presiden Prabowo dapat kita laksanakan dengan optimal,"  jelasnya.

 

Usai audiensi,  Dandim beserta Kabulog mengunjungi Gudang bulog dan meninjau sejumlah kilang padi modern mitra Bulog di kawasan Demak.  "Kami ingin memastikan bahwa harga gabah yang diterima petani sesuai dengan HPP yang ditetapkan pemerintah,"  ujar Letkol Kav Maryoto.  "Kami tidak ingin ada petani yang dirugikan karena harga gabah yang rendah."

 

Letkol Kav Maryoto meyakini peran Babinsa di seluruh desa dapat membantu Bulog dalam penyerapan gabah dari para petani.  "Babinsa dapat menjadi jembatan antara Bulog dan petani,"  ujarnya.  "Mereka dapat membantu Bulog dalam menyampaikan informasi tentang program Sergap dan memastikan bahwa harga gabah yang diterima petani sesuai dengan HPP."

 

Sementara itu Kabulog Demak Syaiful Hidayat mengatakan para Babinsa yang dikomandoi Letkol Maryoto dapat membantu Bulog,  memaksimalkan Sergap dan turut mengontrol kestabilan harga gabah.  "Kerja sama (gandeng TNI) ini kami lakukan berdasarkan estafet perintah dari pimpinan atas,"  katanya.  "Kami meminta dukungan penuh TNI untuk membantu mengoptimalkan target Asta Cita Presiden Prabowo."

 

Syaiful juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kenaikan harga gabah Rp.  6500 kebijakan dari Presiden RI Prabowo Subianto yang belum sampai ke petani.  "Hal ini dapat berdampak mengganggu produksi pertanian di musim berikutnya,"  ujarnya.

 

Upaya ini diharapkan dapat memberikan keuntungan dan manfaat luas bagi petani,  Bulog,  dan masyarakat Demak.  Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah,  Bulog,  Kodim dan instansi lainnya sehingga ketersediaan pangan di Demak bisa tetap terjaga,  sekaligus mendukung petani dalam meningkatkan taraf hidup mereka.

 

Redaksi: MitraTribrataNews.my.id

 

Pewarta: Pendim0716 Demak 

0 Komentar

Posting Komentar