Kebumen, Jawa Tengah - Ricuh adanya sebagian wali Murid SDN 1 Pejagoan yang mengadu ke pihak Kepala Desa Pejagoan atas sangkaan satu wali murid siswa yang mengadu ke LPKSM ( Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat ) Kresna Cakra Nusantara tersebut, dan dengan sigapnya Kades setempat melakukan klarifikasi ke pihak wali siswa yang mengadu ke LPKSM tersebut untuk menanyakan kebenaran terkait atas aduaan beberapa wali murit yang sempat mengadu tentang pendidikan ke pihak Kepala Desa di Kantor Desa Pejagoan Kab. Kebumen.
Setelah tim dari pihak media menanyakan terkait perkara tersebut Heru ( Kades) membenarkan semua pertanyaan yang awak media tanyakan terkait klarifikasi ke pihak satu wali murid yang pernah mengadu ke pihak LPKSM tersebut, dan saat awak media konfirmasi ke kantor desa tersebut Kades setempat masih menggunakan Seragam Dinas Disdikpora Kab. Kebumen, dan membenarkan pada saat rapat komite dari pihak SDN 1 Pejagoan mengahadiri undangan rapat tersebut, ucapnya.
Sedangkan perkara yang sedang bergulir di tingkat pendidikan Kab. Kebumen terkait pungutan yang sefatnya bantuan akan tetapi bersifat wajib dan berakumulasi ucap dari pihak satu wali murid siswa SDN 1 setempat.
Dan boleh diketahui dari pihak satu wali murid juga sudah mengadu dan menghadiri pemanggilan dari pihak Polres setempat.
Heru berharap jangan sampai kejadian kejadian yang saat ini terjadi terulang di kemudian tahun ke depannya, dan berharap anti pungli di tingkat pendidikan wilayah Kades setempat pimpin, ucapnya.
Sugiyono SH, sebagai LPKSM KRESNA CAKRA NUSANTARA selaku penerima kuasa kaget saat Senin pagi 7-7-2025, klien nya mengaku tadi malam setelah Sholat Isak dan kondisi sudah tidur mengaku di datangi kepala desa dan BPD,yang mengaku di demo beberapa wali siswa SD Negri pejagoan, menanggapi keresahan- keresahan wali siswa di sebabkannya pura pura tidak tanggap dengan apa yang terjadi di bawah karyawan komite sekolah dan karyawan paguyupan sekolah sengaja di jadikan mesin pemodus pembungkus sebuah pungli di setiap sekolah sekilah negri Kab. Kebumen meskipun seringkali viral tidak punya efek jera atau takut karena penegasan dari penegak hukum di Polres Kebumen tidak ada sehingga merajalela bertahun tahun sangat menjerat meresahkan wali siswa yang tidak mampu cendrung dan selalu di pojokkan serta di jatuh kan fisikisnya wali siswa terpaksa montang Manting demi anaknya sekolah, ucapnya.
Pewarta : Adhi
0 Komentar